π T4n OS Documentation
Apa itu T4n OS Docs?
T4n OS Docs adalah pusat dokumentasi resmi untuk sistem operasi T4n OS. Tempat ini dirancang untuk membantu pengguna memahami, menggunakan, dan mengembangkan T4n OS dengan cara yang sederhana, terstruktur, dan profesional.
Dokumentasi ini mencakup:
- Panduan Instalasi & Penggunaan
- Troubleshooting
- Panduan Pengembangan & Kontribusi
Tujuan utamanya adalah menjadikan T4n OS mudah dipahami oleh siapa pun β baik pemula Linux maupun pengguna tingkat lanjut.
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Apa Itu T4n OS?
T4n OS adalah sistem operasi berbasis Void Linux yang dikembangkan dalam proyek T4n Labs. Proyek ini pertama kali diinisiasi oleh Gh0sT4n pada 17 Agustus 2025, seorang pelajar asal Atjeh (Darussaβadah Cot Tarom Baroh β SMKN 5 Takengon).
Dibangun di atas fondasi Void Linux, T4n OS mengusung filosofi:
Keep Things Simple
Sistem ini dirancang untuk memberikan:
- Performa tinggi
- Struktur sistem yang bersih
- Kontrol penuh kepada pengguna
- Tanpa komponen yang tidak diperlukan
Asal Nama βT4nβ
Nama βT4nβ terinspirasi dari sosok Tan Malaka, seorang pemikir Indonesia yang dikenal dengan gagasan tentang kemerdekaan berpikir dan kemandirian.
Penggunaan angka β4β menggantikan huruf βaβ menjadi simbol:
- Modernisasi
- Identitas Digital
T4n OS merepresentasikan keberanian untuk membangun teknologi secara mandiri dan tidak bergantung pada kompleksitas yang tidak perlu.
Karakteristik T4n OS
T4n OS menggunakan:
- xbps sebagai package manager (binary)
- Model Rolling Release
- Sistem minimal & clean
- Integrasi VUR β Void User Repository
Keunggulan
- Ringan dan cepat
- Tanpa bloatware
- Struktur sistem bersih
- Modular dan terkontrol
- Siap menjadi fondasi ekosistem sendiri
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Sejarah
Dari Ide Sederhana Menuju Fondasi Ekosistem
Di dunia Linux yang penuh pilihan, lahirnya sebuah distribusi baru bukan hanya soal teknis. Ia adalah manifestasi dari keresahan, hasrat, dan keberanian untuk mandiri. T4n OS bukan sekadar perangkat lunak; ia adalah perjalanan membangun kedaulatan digital dari titik nol.
Inisiasi & Reformasi (17 Agustus 2025)
Proyek T4n OS diinisiasi oleh Gh0sT4n pada 17 Agustus 2025. Dipilihnya tanggal ini bukan tanpa alasanβia adalah simbol kemerdekaan berpikir. Di tengah gejolak reformasi sosial yang melanda Indonesia saat itu, T4n OS lahir sebagai bentuk "Reformasi Digital".
Terinspirasi dari pemikiran Tan Malaka tentang kemandirian, T4n OS membawa misi untuk melepaskan pengguna dari kompleksitas yang tidak perlu dan ketergantungan pada sistem yang tertutup.
Ditempa oleh Prahara
Perjalanan menuju rilis perdana tidaklah mudah. T4n OS dikembangkan di tengah tantangan alam yang ekstrem di Aceh:
- Oktober - November 2025:
- Intensitas Hujan Tinggi yang menyebabkan banjir dan longsor di Sumatera.
- Krisis Pasokan, Terjadi hambatan pangan antara Aceh Tengah dan Bireuen
- Krisis Energi, Pemadaman listrik total selama lebih dari satu bulan.
- Guncangan Alam: Rentetan gempa bumi (hingga 7 kali dalam semalam di Takengon) dan status siaga Gunung Burni Telong.
Namun, keterbatasan inilah yang membentuk filosofi T4n OS menjadi sistem yang tangguh, efisien, dan lincah.
Mengapa Void Linux?
Alih-alih membangun dari nol yang memakan waktu, T4n OS memilih berdiri di atas fondasi yang jujur: Void Linux. Pilihan ini didasari oleh prinsip Musannef (penyusunan yang sistematis) dan logika Manteq:
- Kontrol Penuh: Penggunaan
runitsebagai init system yang simpel dan cepat. - Performa Maksimal: Tanpa beban bloatware yang memperlambat mesin.
- Kesederhanaan Arsitektur: Sejalan dengan prinsip "Keep Things Simple".
- Menentang Arus Utama: T4n OS hadir untuk menentang pernyataan bahwa distribusi Linux yang hebat harus mengikuti standar mainstream.
Evolusi: Dari "Kunci" Menuju "Pintu"
T4n OS merilis versi pertamanya pada 1 Januari 2026 dengan codename MIFTAH - Ω ΩΨͺΨ§Ψ (Kunci). Saat ini, pengembangan sedang bergerak menuju fase BABUN - Ψ¨Ψ§Ψ¨ (Pintu)βsebuah gerbang menuju ekosistem yang lebih matang.
Beberapa arah pengembangan utama:
- Pengembangan Let: VUR-Helper yang sedang dalam proses pembuatan.
- VUR (Void User Repository): Membangun ekosistem paket mandiri dari dan untuk komunitas.
- Dokumentasi Terstruktur: Penjelasan teknis yang disederhanakan agar mudah dipahami oleh siapa saja.
T4n OS bukan proyek instan.
Ia adalah manifesto keberanian untuk membangun teknologi yang merdeka,
lahir dari guncangan gempa dan kegelapan, menuju cahaya kemandirian.
@T4n-Labs @Gh0sT4n
InfraDocs
- Dokumentasi infrastruktur System Management Void Linux. InfraDocs
- Dokumentasi infrastruktur System Management T4n OS. Coming Soon
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Instalasi
Bagian ini berisi informasi umum tentang proses instalasi T4n OS yang berbasis pada Void Linux. Untuk panduan konfigurasi tingkat lanjut, silakan lihat bagian "Instalasi Lanjutan".
Persyaratan Sistem Dasar
T4n OS dirancang ringan dan efisien, sehingga dapat berjalan pada perangkat dengan spesifikasi rendah. Namun, untuk pengalaman yang lebih stabil dan nyaman, kami merekomendasikan spesifikasi minimum berikut:
| Arsitektur | CPU | RAM | Penyimpanan |
|---|---|---|---|
| x86_64-glibc | x86_64 | 520MB | 700MB |
β οΈ Catatan: Edisi dengan desktop environment seperti Xfce membutuhkan sumber daya yang lebih besar. Kebutuhan sistem juga dapat meningkat tergantung aplikasi yang digunakan.
Dukungan Arsitektur
T4n OS tersedia untuk arsitektur:
- x86_64
Koneksi internet saat instalasi disarankan, tetapi tidak wajib. ISO T4n OS sudah berisi paket dasar sehingga instalasi dapat dilakukan secara offline.
File ISO
Memverifikasi File ISO
1. Pilih Variant T4n OS
- Base β Sistem minimal (untuk advanced user)
- XFCE β Desktop ringan (Recommended π)
- XFCE Wayland β Lebih modern (Eksperimental)
- Server β Server (init : SystemD[Coming Soon])
2. Download File
Download file berikut:
- File .iso
- File SHA256SUMS
- File SHA256SUMS.sig
- File t4n-public.key
3. Verifikasi Keamanan (PENTING)
Langkah ini memastikan file aman dan asli dari developer.
Import Public Key
- Buka Terminal, Lalu:
gpg --import t4n-public.key
Verifikasi Signature
gpg --verify SHA256SUMS.sig
- Kalau berhasil, akan muncul:
Good signature from "T4nLabs ..."
Cek File ISO
sha256sum -c SHA256SUMS
- Jika valid:
T4nOS-x86_64-XXXX.iso: OK
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Panduan Beginner
Installer Langsung (Live Installer)
T4n OS menyediakan gambar installer langsung (Live ISO) yang berisi utilitas dasar, program installer, dan paket sistem untuk menginstal sistem baru.
Saat ini tersedia gambar installer untuk arsitektur:
x86_64(glibc)
Jenis Gambar Installer
T4n OS merilis dua jenis gambar installer:
- Gambar Dasar (Base)
- Gambar Xfce (Desktop Edition)
Pemula disarankan menggunakan gambar Xfce karena sudah menyediakan desktop lengkap. Pengguna berpengalaman biasanya memilih gambar Base agar dapat membangun sistem sesuai kebutuhan.
Gambar Dasar (Base Image)
Gambar dasar menyediakan paket minimal untuk membangun sistem T4n OS yang fungsional.
Paket yang tersedia cukup untuk:
- Mengonfigurasi mesin baru
- Memperbarui sistem
Cocok untuk:
- Pengguna advanced
- Sistem custom build
Gambar Xfce (Desktop Image)
Gambar Xfce menyediakan lingkungan desktop lengkap yang siap pakai.
Berbasis pada desktop environment Xfce.
Perangkat Lunak yang Disertakan
-
Window Manager: xfwm4
-
File Manager: Thunar
-
Web Browser: Mozilla Firefox
-
Terminal: xfce4-terminal
-
Text Editor: Mousepad
-
Image Viewer: Ristretto
-
Lainnya:
- Bulk Rename
- Orage Globaltime
- Orage Calendar
- Task Manager
- Parole Media Player
- Audio Mixer
- MIME Editor
- Application Finder
β οΈ Penting Saat Instalasi Xfce
Jika menggunakan gambar Xfce, wajib memilih sumber instalasi Local.
Jika memilih Network, installer akan:
- Mengunduh sistem dasar terbaru
- Tidak menyertakan paket tambahan dari Live ISO
Dukungan Aksesibilitas
Semua gambar installer mendukung:
- espeakup (pembaca layar konsol)
- brltty (driver braille konsol)
Bootloader
- Sistem UEFI β menggunakan GNU GRUB (dua nada saat menu muncul)
- Sistem BIOS / Legacy β menggunakan SYSLINUX (tanpa bunyi)
Tombol Pintas Bootloader
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
s | Boot dengan screen reader aktif |
r | Boot + screen reader + load ISO ke RAM |
g | Boot + screen reader + tanpa grafis |
m | Masuk ke Memtest86+ (jika tersedia) |
f | Masuk firmware UEFI |
b | Reboot |
p | Shutdown |
Pada SYSLINUX, tekan Enter setelah memilih shortcut.
Jika beberapa kartu suara terdeteksi, akan muncul menu pemilihan audio. Tekan Enter saat bunyi terdengar untuk memilih perangkat tersebut.
Jika sumber instalasi Local dipilih:
espeakupbrltty
akan ikut terinstal dan aktif pada sistem baru.
Dukungan Aksesibilitas Grafis (Xfce)
Gambar Xfce juga mendukung pembaca layar grafis:
- Orca
Aktivasi:
Win + R
orca -r
Jika sumber instalasi Local dipilih, Orca juga akan tersedia pada sistem terinstal.
Parameter Kernel
Installer mendukung berbagai parameter kernel untuk mengubah perilaku sistem live.
Daftar lengkap tersedia di: Kernel CLI Parameter
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Persiapan Media
Menyiapkan Media Instalasi
Setelah kamu mengunduh file ISO T4n OS, langkah berikutnya adalah membuat media instalasi yang bisa digunakan untuk boot (USB, SD Card, atau DVD).
1. Membuat USB / SD Card Bootable (Linux)
Langkah 1: Identifikasi Perangkat
Sebelum menulis ISO, kamu harus tahu device mana yang akan digunakan.
Colokkan USB / SD Card, lalu jalankan:
# fdisk -l
Contoh output:
Disk /dev/sda: 7.5 GiB, 8036286464 bytes, 15695872 sectors
Disk model: Your USB Device's Model
π Penjelasan:
/dev/sda= lokasi perangkat7.5 GiB= ukuran storage- Gunakan info ini untuk memastikan itu benar USB kamu
π‘ Umumnya:
- USB β
/dev/sdX - SD Card β
/dev/mmcblkX
Langkah 2: Unmount Perangkat
Pastikan perangkat tidak sedang digunakan:
# umount /dev/sdX
Jika muncul:
not mounted
β‘οΈ Artinya aman, bisa lanjut.
Langkah 3: Menulis ISO ke USB
Software Yang Bisa Digunakan
- Balena Etcher : Universal
- Rufus : Only Support Windows
- PopSicle : Only Support Linux
Gunakan perintah berikut:
# dd bs=4M if=/path/to/T4nOS-x86_64.iso of=/dev/sdX status=progress
π Penjelasan:
if== lokasi file ISOof== target device (USB kamu)bs=4M= mempercepat prosesstatus=progress= menampilkan progress
β οΈ PERINGATAN KERAS:
Semua data di USB akan TERHAPUS TOTAL!
Tunggu Proses Selesai
Output kira-kira seperti ini:
377487360 bytes copied, 20 s, 18 MB/s
Langkah 4: Pastikan Data Sudah Ditulis
$ sync
Ini memastikan semua data benar-benar tersimpan sebelum USB dicabut.
2. Burning ISO ke CD/DVD
Kalau kamu ingin pakai CD/DVD, gunakan aplikasi berikut:
- K3b : Full-featured CD/DVD/Blu-ray burning and ripping application
- Xfburn : Xfburn is a simple CD/DVD/Blu-ray burning too
- Brasero : Brasero is a GNOME application to burn CD/DVD, designed to be as simple as possible.
π Cara umum:
- Buka aplikasi
- Pilih "Burn ISO Image"
- Pilih file ISO T4n OS
- Klik Burn
β οΈ Catatan:
- CD/DVD lebih lambat dibanding USB
- Kurang responsif saat live boot
π Tips Tambahan
- Gunakan USB minimal 8GB
- Pastikan ISO tidak corrupt (cek SHA256 jika tersedia)
- Gunakan port USB langsung (hindari hub jika bermasalah)
- Jika gagal boot β cek BIOS/UEFI (boot priority)
π Rekomendasi
Metode terbaik:
- β USB β paling cepat & direkomendasikan
- β οΈ DVD β hanya alternatif
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Partisi Disk (Partitioning)
Pemartisian adalah proses membagi penyimpanan (HDD/SSD) menjadi beberapa bagian sebelum instalasi sistem operasi.
Pada sistem Linux modern, partisi yang umum digunakan:
- Root (
/) β sistem utama - Swap β memori cadangan
- (Rekomendasi)
/homeβ data pengguna - (Rekomendasi)
/bootatau/boot/efiβ untuk booting
1. Memahami Tipe Partisi
Saat menggunakan tools seperti cfdisk, kamu akan melihat:
Label: dosβ skema MBRLabel: gptβ skema GPT
Jika disk masih berisi partisi lama, kamu bisa:
# wipefs -a /dev/sdX
Atau langsung reset saat membuka:
# cfdisk -z /dev/sdX
2. Sistem BIOS (Legacy)
Jika kamu menggunakan BIOS lama:
π Disarankan pakai MBR (dos)
π Keterbatasan:
- Maksimal 4 partisi utama
β οΈ Jika ingin pakai GPT di BIOS:
Kamu WAJIB membuat partisi khusus:
- Nama: BIOS Boot Partition
- Ukuran: Β±1MB
- Tipe:
BIOS boot - TANPA filesystem
Ini diperlukan agar GRUB bisa berjalan dengan benar.
3. Sistem UEFI (Modern)
Jika menggunakan UEFI:
π WAJIB pakai GPT
Partisi wajib:
πΉ EFI System Partition (ESP)
- Mount:
/boot/efi - Format:
vfat (FAT32) - Ukuran: 200MB β 1GB
- Tipe: EFI System
π Ini digunakan oleh firmware UEFI untuk booting.
4. Partisi Swap
Swap adalah memori cadangan saat RAM penuh.
- Rekomendasi:
| RAM | Swap (Normal) | Swap (Hibernate) |
|---|---|---|
| < 2GB | 2x RAM | 3x RAM |
| 2β8GB | 1x RAM | 2x RAM |
| 8β64GB | Min 4GB | 1.5x RAM |
| > 64GB | Min 4GB | Tidak disarankan |
π Catatan:
- Tidak wajib, tapi disarankan
- Wajib jika ingin hibernasi
5. Partisi Root (/)
Ini adalah partisi utama tempat T4n OS diinstal.
π Rekomendasi:
- Minimal: 20GB
- Ideal: 30GB+
Format umum:
ext4
6. Partisi /home (Opsional tapi Direkomendasikan)
Digunakan untuk menyimpan:
- File pribadi
- Konfigurasi aplikasi
7. Partisi /boot (Opsional)
Biasanya tidak diperlukan di sistem modern.
Namun jika digunakan:
- Ukuran: Β±200MB
- Berisi kernel & bootloader
π Catatan:
- Kernel Linux akan terus bertambah ukuran tiap update
- T4n OS (seperti Void) tidak otomatis menghapus kernel lama
8. Contoh Skema Partisi
UEFI (Direkomendasikan)
| Partisi | Ukuran | Mount | Format |
|---|---|---|---|
| EFI | 300MB | /boot/efi | FAT32 |
| Root | 30GB+ | / | ext4 |
| Swap | sesuai RAM | - | swap |
| Home | sisa disk | /home | ext4 |
BIOS (MBR)
| Partisi | Ukuran | Mount | Format |
|---|---|---|---|
| Root | 30GB+ | / | ext4 |
| Swap | sesuai RAM | - | swap |
| Home | sisa disk | /home | ext4 |
β οΈ Tips Penting
- Selalu backup data sebelum partisi
- Pastikan memilih disk yang benar (
/dev/sdX) - Gunakan
cfdiskuntuk pemula (lebih mudah) - Gunakan GPT jika sistem mendukung (lebih modern)
π― Kesimpulan
- UEFI β GPT + EFI Partition (WAJIB)
- BIOS β MBR (lebih simpel)
- Swap β opsional tapi penting
/homeβ sangat direkomendasikan
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Panduan Instalasi
Setelah kamu:
- Mengunduh ISO T4n OS
- Membuat media bootable (USB/DVD)
Sekarang kamu siap untuk menginstal sistem.
β οΈ Persiapan Penting
Sebelum mulai:
- Pastikan kamu tahu sistem kamu:
- BIOS (Legacy) atau
- UEFI (Modern)
- Ini akan memengaruhi partisi (lihat dokumentasi partisi sebelumnya).
π Fitur yang tidak didukung installer:
- LVM
- LUKS (enkripsi disk)
- ZFS
Booting
- Nyalakan komputer
- Masuk ke boot menu (biasanya
F2,F12,ESC, atauDEL) - Pilih USB / DVD T4n OS
π Tips:
- Ada opsi load ke RAM
- Lebih lambat saat awal, tapi instalasi jadi lebih cepat
Masuk ke Live System
Login sebagai:
- Username:
root - Password:
voidlinux
Lalu jalankan installer:
# void-installer
Konfigurasi Installer
Installer berbasis menu (TUI). Ikuti langkah berikut:
Keyboard
Pilih layout keyboard. π Umumnya:
- Gunakan
usuntuk keyboard standar
Jaringan
Pilih koneksi:
πΉ Kabel (Ethernet)
- Biasanya otomatis (DHCP)
πΉ WiFi
Isi:
- SSID (nama WiFi)
- Enkripsi (
wpa/wep) - Password
π Jika gagal konek:
-
Keluar installer
-
Gunakan:
wpa_supplicantdhcpcd
Source (Sumber Instalasi)
Pilih sumber paket:
Localβ dari ISONetworkβ download terbaru
β οΈ Penting:
Jika pakai ISO XFCE, WAJIB pilih Local
Hostname
Masukkan nama komputer: Contoh:
T4nLabs
Locale
Pilih bahasa & regional. Contoh:
en_US.UTF-8id_ID.UTF-8
Timezone
Pilih zona waktu:
Contoh:
Asia/Jakarta
Password Root
Masukkan password untuk root.
π Tidak akan terlihat saat mengetik.
User
Buat user baru:
- Username (default:
void) - Nama lengkap
- Password
π User otomatis masuk ke grup:
wheelβ bisa pakaisudo
Bootloader
Pilih lokasi install bootloader:
- Pilih disk (contoh:
/dev/sda) - Atau pilih
none(manual)
Bootloader yang digunakan: π GRUB
Partisi
Installer akan membuka:
cfdisk
Langkah:
-
Pilih disk
-
Buat partisi:
- Root
/ - Swap
- (UEFI)
/boot/efi
- Root
-
Pilih Write lalu Quit
π Penting:
- UEFI β GPT + EFI partition
- BIOS β MBR
Filesystem
Untuk setiap partisi:
-
Pilih filesystem:
ext4(disarankan)vfatuntuk EFI
-
Tentukan mount point:
//boot/efi/home(opsional)
Review
Periksa semua konfigurasi. π Pastikan:
- Disk benar
- Mount point sesuai
- Bootloader sudah dipilih
Proses Instalasi
Pilih:
Install
Installer akan otomatis:
- Format partisi
- Install sistem dasar
- Membuat initramfs
- Install GRUB
β³ Tunggu sampai selesai.
Selesai & Reboot
Jika sukses:
reboot
β οΈ Cabut USB saat reboot
Pasca Instalasi
Setelah masuk ke sistem:Update sistem
sudo xbps-install -Su
Kesimpulan
-
Installer T4n OS berbasis menu (mudah digunakan)
-
Partisi harus dibuat manual
-
Gunakan:
- GPT + EFI untuk UEFI
- MBR untuk BIOS
-
Setelah install β wajib update sistem
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Panduan Instalasi Advanced
Bagian ini berisi panduan untuk kasus penggunaan yang lebih spesifik atau kompleks.
Daftar ISI
- Instalasi Via Chroot : Via Chroot
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Via Chroot
Metode ini digunakan untuk instalasi manual (advanced) tanpa installer otomatis. Cocok untuk:
- Pengguna advanced
- Custom setup (minimal system, full control)
- Recovery system
β οΈ Persiapan
Metode ini membutuhkan:
- Live Linux (bisa T4n OS / distro lain)
- Akses root
- Pengetahuan dasar Linux
π Metode instalasi tersedia:
- XBPS Method β menggunakan package manager
- ROOTFS Method β ekstrak tarball sistem
Setup Partisi & Filesystem
Gunakan tools seperti:
cfdiskfdiskgdisk
Contoh partisi (UEFI):
/dev/sda1β EFI (FAT32)/dev/sda2β Root (ext4)
Format partisi:
# mkfs.vfat /dev/sda1
# mkfs.ext4 /dev/sda2
Mount Filesystem
Mount root ke /mnt:
# mount /dev/sda2 /mnt
Jika UEFI:
# mkdir -p /mnt/boot/efi
# mount /dev/sda1 /mnt/boot/efi
(Opsional) Swap
# mkswap /dev/sdX
# swapon /dev/sdX
Instalasi Sistem Dasar
Pilih salah satu metode berikut:
πΉ METODE 1: XBPS (Direkomendasikan)
Set repository:
# REPO=https://repo-default.voidlinux.org/current
# ARCH=x86_64
Copy key:
# mkdir -p /mnt/var/db/xbps/keys
# cp /var/db/xbps/keys/* /mnt/var/db/xbps/keys/
Install base system:
# XBPS_ARCH=$ARCH xbps-install -S -r /mnt -R "$REPO" base-system
πΉ METODE 2: ROOTFS
Ekstrak ROOTFS:
# tar xvf void-ROOTFS.tar.xz -C /mnt
Update & install base:
# xbps-install -r /mnt -Su xbps
# xbps-install -r /mnt -u
# xbps-install -r /mnt base-system
# xbps-remove -r /mnt -R base-container-full
Konfigurasi Sistem
Generate fstab
# xgenfstab -U /mnt > /mnt/etc/fstab
Masuk ke chroot
Gunakan:
# xchroot /mnt /bin/bash
Konfigurasi Dasar
Hostname
# echo "t4nos" > /etc/hostname
Locale (glibc)
Edit:
/etc/default/libc-locales
Lalu generate:
# xbps-reconfigure -f glibc-locales
Set Password Root
# passwd
βοΈ Enable Service (Opsional)
Contoh:
# ln -s /etc/sv/dhcpcd /var/service/
# ln -s /etc/sv/sshd /var/service/
Install Bootloader (GRUB)
Bootloader yang digunakan: π GRUB
BIOS
# xbps-install -S grub
# grub-install /dev/sda
π» UEFI
Install:
# xbps-install -S grub-x86_64-efi
Install GRUB:
# grub-install --target=x86_64-efi --efi-directory=/boot/efi --bootloader-id="T4nOS"
β οΈ Troubleshooting UEFI
Jika error:
# mount -t efivarfs none /sys/firmware/efi/efivars
Jika masih gagal:
# grub-install --no-nvram ...
Fallback (USB / UEFI Error)
# mkdir -p /boot/efi/EFI/boot
# cp /boot/efi/EFI/T4nOS/grubx64.efi /boot/efi/EFI/boot/bootx64.efi
Finalisasi
Generate semua konfigurasi:
# xbps-reconfigure -fa
Keluar & Reboot
# exit
# umount -R /mnt
# shutdown -r now
Setelah Instalasi
Update sistem:
# xbps-install -Su
Kesimpulan
- Metode chroot = fleksibel & powerful
- XBPS = paling mudah & stabil
- ROOTFS = cocok untuk cross-distro install
- GRUB wajib dikonfigurasi dengan benar
π Kapan pakai metode ini?
Gunakan jika:
- Installer gagal
- Ingin sistem minimal
- Ingin kontrol penuh
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Hello T4n Labs
Package Manager
Package manager adalah alat (software) yang dipakai untuk mengelola aplikasi di sistem operasiβmulai dari install, update, sampai hapus program secara otomatis.
Fungsi Utama Package Manager
-
Install aplikasi β Contoh: install browser, editor, dll
-
Update aplikasi β Semua aplikasi bisa di-update sekaligus
-
Hapus aplikasi β Bersih, termasuk dependensi yang tidak terpakai
-
Mengelola dependensi β Kalau aplikasi butuh library tambahan, dia otomatis install
Contoh Package Manager
- APT β Debian, Ubuntu
- Pacman β Arch Linux
- DNF β Fedora
- XBPS β Void Linux (yang mirip T4n OS kamu)
Contoh Penggunaan
Misalnya pakai XBPS (Void Linux / T4n OS):
# install aplikasi
sudo xbps-install firefox
# update sistem
sudo xbps-install -Su
# hapus aplikasi
sudo xbps-remove firefox
Kenapa Penting?
Tanpa package manager:
- Harus install manual (ribet, rawan error)
- Susah update satu-satu
- Dependensi bisa kacau
Dengan package manager:
- Lebih cepat β‘
- Lebih aman π
- Lebih terorganisir π¦
@T4n-Labs @Gh0sT4n
XBPS - Package Manager
X Binary Package System (XBPS) adalah pengelola paket cepat yang telah Dirancang dan diimplementasikan dari awal. XBPS dikelola oleh tim Void Linux. T4n OS menggunakan X Binary Package System (XBPS) sebagai manajer paket utama.
XBPS adalah sistem manajemen paket yang:
- Cepat
- Ringan
- Dibangun dari nol (tidak bergantung pada sistem lain)
Repository resmi: https://github.com/void-linux/xbps
Sebagian besar pengelolaan paket umum dilakukan dengan perintah-perintah berikut:
xbps-installMenginstal dan Memperbarui paket, dan menyinkronkan indeks repositori.xbps-queryMencari dan menampilkan informasi tentang paket yang diinstal secara lokal, atau, jika digunakan dengan -Rbendera, paket yang terdapat dalam repositori.xbps-removeMenghapus yang terpasang dapat menghapus paket yang tidak terpakai dan file paket yang tersimpan dalam cache.xbps-reconfigureMenjalankan langkah-langkah konfigurasi untuk paket yang terinstal, dan dapat digunakan untuk mengkonfigurasi ulang paket tertentu setelah perubahan pada file konfigurasinya. Yang terakhir biasanya membutuhkan --forcebendera.xbps-alternativesDaftar atau menetapkan alternatif yang disediakan oleh paket yang terinstal. Alternatif adalah sistem yang memungkinkan beberapa paket untuk menyediakan fungsionalitas umum melalui Jika tidak, file-file tersebut akan saling bertentangan dengan membuat symlink dari jalur umum ke versi khusus paket yang dipilih oleh pengguna.xbps-pkgdbDapat melaporkan dan memperbaiki menemukan masalah dalam basis data paket, serta memodifikasinya.xbps-rindexMengelola biner lokal repositori paket.
Sebagian besar pertanyaan dapat dijawab dengan merujuk pada halaman manual (man pages) untuk alat-alat tersebut. bersama dengan halaman manual xbps.d(5).
@T4n-Labs @Gh0sT4n
XBPS-SRC
xbps-src adalah tools untuk build dan membuat package di Void Linux.
Kalau XBPS itu buat install paket, maka xbps-src itu buat membuat paketnya.
Gambaran Sederhana
xbps-installβ pakai paketxbps-srcβ bikin paket
Jadi xbps-src itu semacam βdapurβ tempat paket dimasak π₯
Fungsi Utama xbps-src
- Build package dari source code
- Membuat file
.xbps - Mengelola dependensi build
- Cross-compilation (build untuk arsitektur lain)
- Reproducible build (hasil konsisten)
Contoh Template
pkgname=dummy
version=1.0
revision=1
build_style=gnu-configure
short_desc="Program Hello World"
maintainer="you <you@mail.com>"
license="MIT"
homepage="https://example.com"
distfiles="https://example.com/hello-1.0.tar.gz"
checksum=xxxx
Cara Pakai Dasar
# setup awal
git clone https://github.com/void-linux/void-packages
cd void-packages
./xbps-src binary-bootstrap
# build paket
./xbps-src pkg hello
# install hasil build
sudo xbps-install --repository=hostdir/binpkgs hello
Alur Kerja xbps-src
- Ambil source (
distfiles) - Extract
- Build (compile)
- Package jadi
.xbps - Simpan di
hostdir/binpkgs/
Dokumentasi
- T4n-Labs : https://github.com/T4n-Labs/vur/blob/main/vdokumentasi/index.md
- Void Linux : https://github.com/void-linux/void-packages/blob/master/Manual.md
@T4n-Labs @Gh0sT4n
Let - VUR Helper
Let adalah tools terminal membantu kamu mencari dan mengambil (download) paket dari VUR (Repository Komunitas).Source Code : https://github.com/T4n-Labs/let
Saat ini, Let belum menginstall otomatis, hanya:
- π Mencari paket
- π₯ Mengambil source paket
Penggunaan
Mencari Paket
let search <nama-paket>
Contoh:
let search neovim
Fungsi:
- Menampilkan paket yang tersedia di VUR
Mengambil Template Package
let get <nama-paket>
Contoh:
let get neovim
π Yang terjadi:
- Paket akan di-download
- Disimpan di folder lokal kamu
Setelah let get, ngapain?
Karena Let belum install otomatis, kamu perlu:
- Masuk ke folder paket
- Build manual
Contoh:
cd neovim
./xbps-src pkg neovim
π 5. Contoh Alur Lengkap
let search neovim
let get neovim
cd neovim
# build manual
β Setelah get bingung
Tenang, memang:
Let saat ini hanya ambil paket, belum install
Filosofi
Keep Things Simple
Let dibuat sederhana dulu: β‘οΈ Cari β Ambil β (Manual build)
@T4n-Labs @Gh0sT4n
VUR - Void User Repository
Apa itu VUR?
VUR (Void User Repository) adalah repository komunitas untuk sistem berbasis Void Linux & Turunan nya, termasuk T4n OS, yang memungkinkan pengguna membagikan dan mengelola template paket berbasis metadata.
Secara konsep, VUR mirip dengan AUR (Arch User Repository) di Arch Linux.
Tujuan VUR
VUR dibuat untuk:
- Menyediakan package yang belum ada di repository resmi Void
- Mendorong kontribusi komunitas
- Mempermudah distribusi template
- Memperluas ekosistem T4n OS & Void
Dengan kata lain, VUR adalah jembatan antara komunitas dan sistem.
Cara Kerja VUR
Berbeda dengan repository binary biasa, VUR biasanya berisi:
- Template
- File build script
- Metadata paket
Jadi VUR bukan repo binary langsung install, tapi repo template untuk dibangun secara lokal.
VUR vs Repository Resmi Void
| Repository Resmi | VUR |
|---|---|
| Dikelola tim Void | Dikelola komunitas |
| Paket sudah dibuild (binary) | Template build (source-based) |
| Stabil & terverifikasi | Bisa eksperimental |
| Terbatas pada maintainer resmi | Terbuka untuk kontribusi |
Kenapa VUR Penting untuk T4n OS?
Karena VUR:
- Membuat T4n OS lebih fleksibel
- Mengurangi ketergantungan penuh pada repo resmi
- Membentuk identitas dan ekosistem sendiri
- Memberi ruang inovasi
VUR adalah fondasi komunitas.
Singkatnya
VUR adalah repository komunitas berbasis
xbps-srcuntuk Void Linux dan T4n OS, yang memungkinkan pengguna membangun dan membagikan package secara mandiri.
Kisah VUR: Awal dari Ekosistem Mandiri
Setiap ekosistem besar selalu punya satu titik awal. Untuk T4n OS, titik itu bernama VUR β Void User Repository.
Ini bukan sekadar repository. Ini adalah langkah menuju kemandirian.
Awal Mula: Keterbatasan yang Menggerakkan
Void Linux dikenal ringan, bersih, dan cepat. Namun seperti banyak distro minimalis lainnya, ada satu tantangan:
Tidak semua software tersedia di repository resmi.
Di sinilah pertanyaan muncul:
- Bagaimana jika pengguna ingin software tambahan?
- Bagaimana jika komunitas ingin berkontribusi?
- Bagaimana membangun ekosistem yang tidak sepenuhnya bergantung pada pusat?
Dari pertanyaan-pertanyaan itu, lahirlah ide VUR.
Inspirasi dari AUR
Arch Linux memiliki AUR (Arch User Repository), sebuah repository komunitas yang memungkinkan pengguna berbagi PKGBUILD.
Konsepnya sederhana:
- Komunitas membuat
- Komunitas membangun
- Komunitas berbagi
T4n OS mengadaptasi filosofi itu ke dunia Void Linux.
Dan lahirlah:
VUR β Void User Repository
VUR: Lebih dari Sekadar Template
Secara teknis, VUR berisi:
- Template
- Script build
- Metadata paket
Namun secara filosofis, VUR adalah:
- Simbol kontribusi
- Simbol desentralisasi
- Awal dari ekosistem independen
VUR memungkinkan siapa pun untuk:
- Membuat package
- Membagikannya
- Mengembangkan ekosistem bersama
Titik Balik Ekosistem
Dengan adanya VUR, T4n OS tidak lagi hanya βberbasis Voidβ.
Ia mulai memiliki:
- Identitas sendiri
- Ekosistem sendiri
- Arah pengembangan sendiri
π₯ VUR Hari ini dan Besok
VUR masih berkembang. Masih dibangun. Masih disempurnakan.
Namun satu hal sudah jelas:
VUR bukan sekadar repository. Ia adalah gerakan menuju kemandirian teknologi.
Dan seperti semua proyek besar, kisahnya baru saja dimulai.