Persiapan Media
Setelah mengunduh file ISO T4n OS, langkah berikutnya adalah membuat media instalasi yang dapat digunakan untuk boot — USB, SD Card, atau DVD.
1. Membuat USB / SD Card Bootable (Linux)
Langkah 1: Identifikasi Perangkat
Sebelum menulis ISO, pastikan kamu tahu device mana yang akan digunakan. Colokkan USB atau SD Card, lalu jalankan:
fdisk -l
Contoh output:
Disk /dev/sda: 7.5 GiB, 8036286464 bytes, 15695872 sectors
Disk model: Your USB Device's Model
| Field | Keterangan |
|---|---|
/dev/sda | Lokasi perangkat |
7.5 GiB | Ukuran storage |
Pola umum nama device:
- USB →
/dev/sdX - SD Card →
/dev/mmcblkX
Langkah 2: Unmount Perangkat
Pastikan perangkat tidak sedang digunakan:
umount /dev/sdX
Jika muncul pesan not mounted, artinya aman untuk dilanjutkan.
Langkah 3: Tulis ISO ke USB
Software yang Bisa Digunakan
| Aplikasi | Platform | Link |
|---|---|---|
| Balena Etcher | Universal | etcher.balena.io |
| Rufus | Windows only | rufus.ie |
| Popsicle | Linux only | GitHub |
Via dd (Terminal)
dd bs=4M if=/path/to/T4nOS-x86_64.iso of=/dev/sdX status=progress
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
if= | Lokasi file ISO |
of= | Target device (USB kamu) |
bs=4M | Mempercepat proses penulisan |
status=progress | Menampilkan progress secara real-time |
⚠️ PERINGATAN: Semua data di USB akan terhapus permanen. Pastikan device yang dipilih sudah benar sebelum menjalankan perintah ini.
Output saat proses selesai akan terlihat seperti ini:
377487360 bytes copied, 20 s, 18 MB/s
Langkah 4: Sinkronisasi Data
sync
Jalankan perintah ini untuk memastikan semua data benar-benar tersimpan sebelum USB dicabut.
2. Burning ISO ke CD/DVD
Jika ingin menggunakan CD/DVD, berikut aplikasi yang tersedia:
| Aplikasi | Deskripsi | Link |
|---|---|---|
| K3b | Aplikasi burning lengkap (CD/DVD/Blu-ray) | GitHub |
| Xfburn | Aplikasi burning ringan dari XFCE | Dokumentasi |
| Brasero | Aplikasi burning GNOME, desain simpel | GNOME Wiki |
Cara umum:
- Buka aplikasi
- Pilih "Burn ISO Image"
- Pilih file ISO T4n OS
- Klik Burn
⚠️ Catatan: CD/DVD lebih lambat dibanding USB dan kurang responsif saat live boot.
Tips Tambahan
- Gunakan USB minimal 8 GB
- Pastikan file ISO tidak corrupt — verifikasi SHA256 sebelum menulis
- Gunakan port USB langsung, hindari USB hub jika ada masalah
- Jika gagal boot, periksa pengaturan Boot Priority di BIOS/UEFI