Perangkat ARM (Coming Soon)

T4n OS menyediakan paket dan image untuk beberapa perangkat ARM. Instalasi dapat dilakukan dengan beberapa metode:

MetodeKeterangan
Pre-built imageFlash langsung ke SD card — cepat, tapi layout partisi terbatas
TarballEkstrak PLATFORMFS/ROOTFS ke partisi yang sudah disiapkan — lebih fleksibel
ChrootMengikuti panduan instalasi chroot standar
Live imageKhusus perangkat aarch64 UEFI

Dokumentasi spesifik per platform tersedia untuk:

  • Apple Silicon
  • Lenovo ThinkPad X13s
  • Pinebook Pro
  • Raspberry Pi

Karena sebagian besar perintah dijalankan pada storage eksternal, selalu jalankan sync sebelum mencabut perangkat.

Instalasi

Pre-built Image

Image pre-built disiapkan untuk storage 1 GB. Setelah mengunduh dan memverifikasi image:

# Ekstrak image
unxz -k <image>.img.xz

# Flash ke SD card (sesuaikan /dev/mmcblk0 dengan perangkat kamu)
sudo dd if=<image>.img of=/dev/mmcblk0 bs=4M status=progress

Saat pertama kali boot, partisi root akan otomatis diperluas untuk mengisi ruang yang tersedia menggunakan growpart.

Untuk menonaktifkan auto-expand, komentari baris berikut di /etc/default/growpart:

# ENABLE_ROOT_GROWPART=yes

Untuk memperluas partisi secara manual setelah flashing:

# Perluas partisi dengan cfdisk atau fdisk
cfdisk /dev/mmcblk0

# Resize filesystem ke ukuran partisi baru
resize2fs /dev/mmcblk0p2

Layout Partisi Kustom

Untuk kustomisasi layout partisi, gunakan metode Tarball atau Chroot.

Skema Partisi ARM (MS-DOS Partition Table)

PartisiTipeFilesystemMount PointKeterangan
/dev/mmcblk0p10cFAT32/bootPartisi boot
/dev/mmcblk0p2Linuxext4/Partisi root

Jika menggunakan SD card, buat ext4 dengan opsi ^has_journal untuk menonaktifkan journaling dan memperpanjang umur kartu (dengan risiko kehilangan data lebih tinggi):

mkfs.ext4 -O ^has_journal /dev/mmcblk0p2

Mount partisi:

mount /dev/mmcblk0p2 /mnt
mkdir /mnt/boot
mount /dev/mmcblk0p1 /mnt/boot

Tarball Installation

Unduh dan verifikasi tarball PLATFORMFS atau ROOTFS, lalu ekstrak ke filesystem yang sudah di-mount:

tar xvfp <image>.tar.xz -C /mnt

Chroot Installation

Ikuti panduan Instalasi via Chroot dengan arsitektur dan paket base yang sesuai.

Instalasi dari x86_64 (Cross-Architecture)

Jika melakukan instalasi dari komputer x86_64 untuk perangkat ARM:

# Instal emulator QEMU yang sesuai
sudo xbps-install -S binfmt-support qemu-user-aarch64   # untuk aarch64
# atau
sudo xbps-install -S binfmt-support qemu-user-arm       # untuk ARM 32-bit

# Aktifkan layanan binfmt
ln -s /etc/sv/binfmt-support /var/service/

# Jika binfmt-support diinstal setelah QEMU, reconfigure:
sudo xbps-reconfigure -f qemu-user-aarch64

Konfigurasi

Login Awal

Untuk pre-built image dan tarball installation, gunakan:

FieldValue
Usernameroot
Passwordvoidlinux

fstab

Tambahkan partisi /boot ke /etc/fstab agar update kernel berjalan dengan benar:

/dev/mmcblk0p1  /boot  vfat  defaults  0  0

Tanpa entri ini, update kernel dapat menyebabkan modul kernel tidak ditemukan — termasuk modul WiFi.

Waktu Sistem (RTC)

Sebagian besar perangkat ARM tidak memiliki Real Time Clock (RTC) berbaterai, sehingga waktu tidak tersimpan saat dimatikan. Gejala umum: error HTTPS saat browsing atau menggunakan package manager.

Set waktu secara manual:

date -s "2026-01-01 12:00:00"

Solusi permanen — instal NTP client:

sudo xbps-install -S chrony
ln -s /etc/sv/chronyd /var/service/

Solusi tambahan — fake-hwclock:

fake-hwclock menyimpan waktu terakhir secara berkala dan memuatnya saat boot, sehingga perkiraan waktu awal lebih akurat meski tanpa koneksi jaringan:

sudo xbps-install -S fake-hwclock
ln -s /etc/sv/fake-hwclock /var/service/

Troubleshooting: chrony User Hilang

Pada image sebelum 2026-03-16, instalasi chrony mungkin tidak lengkap dan user chrony tidak terbuat. Cek dengan:

getent group chrony

Jika output kosong, perbaiki dengan:

sudo xbps-reconfigure -f chrony

@T4n-Labs · @Gh0sT4n