Partisi

Pemartisian adalah proses membagi penyimpanan (HDD/SSD) menjadi beberapa bagian sebelum instalasi sistem operasi.

Pada sistem Linux modern, partisi yang umum digunakan:

PartisiFungsiStatus
/boot atau /boot/efiBooting sistemWajib
/ (Root)Sistem utamaWajib
/homeData penggunaDirekomendasikan
SwapMemori cadanganDirekomendasikan

1. Memahami Tipe Partisi

Saat menggunakan tools seperti cfdisk, kamu akan melihat dua skema partisi:

  • Label: dos → skema MBR
  • Label: gpt → skema GPT

Jika disk masih berisi partisi lama, kamu bisa menghapusnya dengan:

wipefs -a /dev/sdX

Atau langsung reset saat membuka cfdisk:

cfdisk -z /dev/sdX

2. Sistem BIOS (Legacy)

Untuk sistem BIOS lama, disarankan menggunakan skema MBR (dos) dengan batasan maksimal 4 partisi utama.

Jika ingin menggunakan GPT di BIOS

⚠️ Kamu wajib membuat partisi khusus berikut agar GRUB dapat berjalan dengan benar:

FieldNilai
NamaBIOS Boot Partition
Ukuran±1 MB
TipeBIOS boot
FilesystemTidak ada (tanpa format)

3. Sistem UEFI (Modern)

Untuk sistem UEFI, wajib menggunakan GPT.

EFI System Partition (ESP)

Partisi ini digunakan oleh firmware UEFI untuk proses booting.

FieldNilai
Mount Point/boot/efi
Formatvfat (FAT32)
Ukuran200 MB – 1 GB
TipeEFI System

4. Partisi Swap

Swap adalah memori cadangan yang digunakan saat RAM penuh.

RAMSwap (Normal)Swap (Hibernate)
< 2 GB2× RAM3× RAM
2 – 8 GB1× RAM2× RAM
8 – 64 GBMin 4 GB1.5× RAM
> 64 GBMin 4 GBTidak disarankan

Catatan: Swap tidak wajib, tetapi diperlukan jika ingin menggunakan fitur hibernasi.

5. Partisi Root (/)

Partisi utama tempat T4n OS diinstal.

  • Minimal: 20 GB
  • Ideal: 30 GB ke atas
  • Format: ext4

6. Partisi /home (Direkomendasikan)

Digunakan untuk menyimpan file pribadi dan konfigurasi aplikasi pengguna. Memisahkan /home dari root memudahkan reinstall OS tanpa kehilangan data pengguna.

7. Partisi /boot (Opsional)

Biasanya tidak diperlukan di sistem modern. Jika digunakan:

  • Ukuran: ±200 MB
  • Isi: Kernel & bootloader

⚠️ Perhatian: Kernel Linux akan terus bertambah ukurannya setiap update. T4n OS (seperti Void Linux) tidak menghapus kernel lama secara otomatis, jadi pastikan ukuran partisi /boot cukup.

8. Contoh Skema Partisi

UEFI (Direkomendasikan)

PartisiUkuranMount PointFormat
EFI300 MB/boot/efiFAT32
Root30 GB+/ext4
SwapSesuai RAMswap
HomeSisa disk/homeext4

BIOS (MBR)

PartisiUkuranMount PointFormat
Root30 GB+/ext4
SwapSesuai RAMswap
HomeSisa disk/homeext4

⚠️ Tips Penting

  • Selalu backup data sebelum melakukan partisi
  • Pastikan memilih disk yang benar (/dev/sdX)
  • Gunakan cfdisk untuk pemula — antarmuka lebih mudah dipahami
  • Gunakan GPT jika sistem mendukung UEFI (lebih modern dan fleksibel)

@T4n-Labs · @Gh0sT4n