Panduan Instalasi
Sebelum melanjutkan, pastikan kamu telah:
- Mengunduh ISO T4n OS
- Membuat media bootable (USB/DVD)
⚠️ Persiapan Penting
Sebelum mulai, pastikan kamu mengetahui jenis firmware sistem kamu:
- BIOS (Legacy)
- UEFI (Modern)
Jenis firmware akan memengaruhi skema partisi yang digunakan. Lihat dokumentasi partisi untuk referensi.
Fitur yang tidak didukung installer: LVM, LUKS (enkripsi disk), ZFS.
Booting
- Nyalakan komputer.
- Masuk ke boot menu — biasanya
F2,F12,ESC, atauDEL. - Pilih perangkat USB / DVD T4n OS.
Tips: Tersedia opsi load ke RAM. Proses awal lebih lambat, tetapi instalasi berjalan lebih cepat setelahnya.
Masuk ke Live System
Login menggunakan kredensial berikut:
| Field | Value | Keterangan |
|---|---|---|
root | voidlinux | Akses Root |
anon | voidlinux | Akses User biasa |
Installer
T4n OS menyediakan dua pilihan installer:
1. CLI Installer
Installer berbasis menu (TUI).
t4n-installer
2. GUI Installer (Alpha)
t4n-installer-gui
Dibangun dengan Python. Langkah konfigurasi sama seperti CLI installer.
Konfigurasi Installer
Keyboard
Pilih layout keyboard yang sesuai. Gunakan us untuk keyboard standar.
Jaringan
T4n OS menggunakan NetworkManager sebagai pengelola jaringan default.
Ethernet (Kabel)
Koneksi biasanya terdeteksi otomatis melalui DHCP.
WiFi
Jalankan step ini(Jika T4n OS Base) :
- Shell
nmtui
- NTUI Option > Activate a Connection
- Pilih Wifi dan Masukkan Password
- Pilih
Back, laluEnter - Pilih
Quit, laluEnter
Jika koneksi gagal: Keluar dari installer, lalu konfigurasi jaringan secara manual menggunakan wpa_supplicant dan dhcpcd.
Isi informasi berikut:
| Field | Keterangan |
|-------------|-----------------------------|
| SSID | Nama jaringan WiFi |
| Enkripsi| wpa atau wep |
| Password| Password jaringan |
Dokumentasi WPA_Supplicant & DHCPCD
Source (Sumber Instalasi)
| Opsi | Keterangan |
|---|---|
Local | Instalasi dari ISO (offline) |
Network | Mengunduh paket terbaru dari repo |
⚠️ Jika menggunakan ISO XFCE, wajib pilih
Local.
Hostname
Masukkan nama komputer. Contoh:
T4nLabs
Locale
Pilih bahasa dan pengaturan regional. Contoh:
en_US.UTF-8id_ID.UTF-8
Timezone
Pilih zona waktu. Contoh:
Asia/Jakarta
Password Root
Masukkan password untuk akun root.
Karakter tidak akan terlihat saat mengetik — ini normal.
User
Buat akun pengguna baru dengan mengisi:
- Username (default:
void) - Nama lengkap
- Password
User yang dibuat otomatis masuk ke grup
wheelsehingga dapat menggunakansudo.
Partisi
Pilih tool partisi yang tersedia sesuai installer yang digunakan:
| Tool | CLI Installer | GUI Installer |
|---|---|---|
cfdisk | ✅ | ✅ |
fdisk | ✅ | ✅ |
gparted | ❌ | ✅ |
Langkah:
- Pilih disk target (contoh:
/dev/sda). - Buat partisi yang diperlukan:
| Partisi | Keterangan |
|---|---|
/ | Root (wajib) |
swap | Swap (disarankan) |
/boot/efi | Khusus UEFI |
- Pilih Write, lalu Quit (atau Apply untuk GParted).
Skema partisi berdasarkan firmware:
| Firmware | Skema Partisi |
|---|---|
| UEFI | GPT + EFI partition |
| BIOS | MBR |
Filesystem
Untuk setiap partisi, tentukan filesystem dan mount point:
| Partisi | Filesystem | Mount Point |
|---|---|---|
| Root | ext4 | / |
| EFI | vfat | /boot/efi |
| Home | ext4 | /home (opsional) |
Bootloader
Pilih lokasi instalasi bootloader:
- Pilih disk (contoh:
/dev/sda), atau - Pilih
noneuntuk konfigurasi manual.
Bootloader yang digunakan: GRUB
Review
Periksa semua konfigurasi sebelum melanjutkan. Pastikan:
- Disk yang dipilih sudah benar.
- Mount point sudah sesuai.
- Bootloader sudah dikonfigurasi.
Proses Instalasi
Pilih Install untuk memulai. Installer akan secara otomatis:
- Memformat partisi
- Menginstal sistem dasar
- Membuat
initramfs - Menginstal GRUB
⏳ Tunggu hingga proses selesai.
Selesai & Reboot
Setelah instalasi sukses, jalankan:
loginctl reboot
Lalu cabut media USB/DVD dari perangkat.
Pasca Instalasi
Setelah masuk ke sistem, segera lakukan pembaruan:
sudo xbps-install -Su -y
Lihat Dokumentasi XBPS untuk penggunaan lebih lanjut.